Dunia PKS



PKS
Kami Ingin Membangun Kebersamaan dalam Keragaman PDF Cetak E-mail
Wednesday, 23 June 2010

Wawancara dengan Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin.

Munas ke-2 PKS berakhir Minggu (20/6) di Jakarta. Dalam Munas yang diselenggarakan sejak 17-20 Juni 2010 itu, selain mengukuhkan kepengurusan PKS periode 2010-2015, juga dijadikan sarana untuk konsolidasi pimpinan PKS dari seluruh penjuru nusantara. Beragam hal ditanyakan publik juga kader PKS terkait dengan sikap politik PKS belakangan ini, mulai dari soal keinginan PKS menjadi partai terbuka sampai soal koalisi permanen. Berikut petikan wawancara dengan Ketua Majelis Syuro PKS, KH Hilmi Aminuddin.

Apa yang ingin dicapai PKS dalam Munas 2 kali ini?
Musyawarah nasional bagi PKS memiliki beberapa makna Pertama, merupakan momentum untuk konsolidasi pascapemilu dan konsolidasi menghadapi pemilu (legislatif) maupun pemilukada berikutnya. Kedua, Munas merupakan langkah koordinasi untuk menyiapkan dan melaksanakan program partai. Ketiga, Munas menjadi sarana untuk menyosialisasikan langkah-langkah ke depan PKS, sekaligus ajang mobilisasi seluruh kekuatan dari pusat hingga ke daerah.

Selengkapnya...
 
Tantangan untuk Perempuan PKS: Inovasi dan Switch Mentality PDF Cetak E-mail
Monday, 21 June 2010

Lompatan yang dilakukan kader perempuan PKS di posisi jabatan publik, sepanjang sejarah partai ini berdiri cukup besar. Jika pada tahun 1999, hanya ada satu aleg perempuan di DPR dan tidak ada satupun di DPRD provinsi dan kabupaten kota , maka jumlahnya saat ini jauh berlipat. Di DPR ada tiga kader akhwat sedangkan di DPRD mencapai 70 orang lebih. Hal itu diungkap M Anis Matta, Sekretaris Jenderal DPP PKS dalam acara Seminar Nasional: Mempersiapkan Perempuan sebagai Pilar Negara (19/6).

Lebih jauh Anis menekankan dua hal yang harus segera disiapkan oleh kader perempuan PKS untuk mempunyai peran penting dalam bernegara. Inovasi dan Switch Mentality! Kader perempuan PKS harus melakukan banyak inovasi dengan mengasah seluruh kemampuannya, termasuk berani bicara di podium!, tegas Anis. Hal tersebut juga diaminkan oleh Ledia Hanifa, anggota komisi IX DPR RI . “Jangan pernah mengharapkan peran struktur partai untuk meningkatkan skill dan kapasitas pribadi. Kita, perempuan, harus punya insiatif untuk mengembangkan diri!” ujar Ledia yang juga Ketua Bidang Perempuan DPP PKS periode 2005-2010.

Selengkapnya...
 
Aksi Bersama Untuk Rakyat Palestina PDF Cetak E-mail
Friday, 04 June 2010
PK-Sejahtera Online: PKS bersama organisasi masyarakat dan partai-partai politik lainnya menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Palestina di Silang Monas Jakarta, Kamis (3/10).

Selain tokoh dan massa PKS,  hadir tokoh-tokoh Partai Gerindra, PDIP, Partai Demokrat, PPP, seluruh fraksi di DPRD DKI Jakarta, FBR dan Mer-C. Gabungan elemen bangsa tersebut mengutuk keras aksi kebrutalan tentara Israel yang menyerang relawan kemanusiaan “Freedom Flotilla” di atas kapal Mavi Marmara.

Tampak hadir pada aksi ini, Mantan Presiden PKS DR. Hidayat Nurwahid, Fungsionaris PKS DR. Ahzami Samiun Jazuli dan artis yang juga Fungsionaris Partai Gerindra Rachel Maryam. Dalam orasinya di depan puluhan ribu massa PKS, Hidayat meminta dibukanya perbatasan jalur gaza untuk selama-lamanya, agar akses bantuan kemanusiaan dapat bebas masuk ke wilayah ini.
Selengkapnya...
 
Anis Matta: Legislasi DPR Harus Berbasis Riset PDF Cetak E-mail
Friday, 09 April 2010
Ada tiga fungsi DPR, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Tapi, di mata Anis Matta, hanya satu yang bergigi, yaitu pengawasan. Adapun fungsi anggaran dan legislasi, disebutnya dengan istilah tak memadai. Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun menawarkan beragam-ragam perombakan di Senayan. Mulai perombakan struktural hingga kultural, yang diharapkannya sebagian besar akan bisa diselesaikan oleh DPR periode 2009-2014.

Tapi, bukan fungsi DPR yang belum optimal saja yang menggelisahkan Sekretaris Jenderal PKS ini. Dalam perbincangan dengan wartawan Republika, Palupi Annisa Auliani, Anis Matta, memaparkan sejumlah soal dan agenda yang juga perlu disentuh dengan perubahan. Misalnya soal politik simbol yang perlu segera ditinggalkan. Apa dan bagaimana politik simbol --yang menjangkiti kalangan sekuler dan agamis-- yang dia maksud? Berikut petikan wawancaranya:
Selengkapnya...
 
PKS: DPR Harus Sikapi Kasus Mafia Pajak PDF Cetak E-mail
Tuesday, 06 April 2010
VIVAnews - Ketua DPP PKS, Mahfudz Siddiq, menduga bahwa kasus mafia perpajakan di Indonesia sudah sistemik dan merugikan keuangan negara dalam jumlah besar. Menurutnya, kasus Gayus Tambunan hanyalah puncak dari gunung es yang harus menjadi pemicu bagi pembongkaran kasus serupa dan perbaikan sistem perpajakan secara menyeluruh.

“DPR juga harus serius dalam menyikapi kasus mafia pajak ini,” kata Mahfudz dalam pesan tertulisnya kepada VIVAnews, Rabu 31 Maret 2010.
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 61

Mutiara Qur'ani

Tadzkiroh

QS. 17:80
Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.(QS. 17:80).
 

Statistics

Pengunjung: 502154
© 2010 PIP PKS UK
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.