|
Thursday, 04 March 2010 |
INILAH.COM, Jakarta - Fraksi PKS dalam pandangan akhirnya dengan tegas memilih opsi C terkiat kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century. Takbir pun seketika menggema di ruang Sidang Paripurna DPR.
"Atas hasil pansus angket tersebut PKS berkeyakinan bahwa opsi C adalah pilihan terbaik untuk pebaikan sektor keuangan dan penegakan supremasi hukum di Indonesia," ujar Juru Bicara Fraksi PKS, Ekil Awal Muharram dalam sidang Paripurna DPR, Jakarta, Rabu (3/3).
Mendengar pilihan PKS itu, hampir seluruh anggota DPR berdiri dan bertepuk tangan. Sebagian lagi ada yang berteriak "Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar."
Dalam pandangannya, PKS membaca dan mempelajari kesimpulan dan rekomendasi, menyakini dan memandang secara substansi mememiliki kesamaan.
"Meski begitu tetap memiliki perbedaan yang tak dipungkiri itu adalah bagian dari demokrasi," ungkapnya. [mut] |
|
|
Sunday, 14 February 2010 |
INILAH.COM. Menkominfo Tifatul Sembiring tengah menggodok peraturan menteri yang melarang pendistribusian, transmisi, dan penyediaan akses terhadap konten-konten pornografi, sesuatu yang berlawanan dengan kesusilaan, perjudian, penghinaan, dan SARA.
Rancangan Peraturan Menteri (RPM) itu kini mulai ramai dibicarakan para blogger di dunia maya, Sabtu (13/2). Dalam keterangannya, Kemenkominfo menjelaskan, maksud dari pembentukan Peraturan Menteri Kominfo ini adalah untuk melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan sebagai akibat penyalahgunaan Informasi Elektronik, Dokumen Elektronik dan Transaksi Elektronik yang mengganggu ketertiban umum.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Sunday, 14 February 2010 |
|
Oleh: Dr Salim Segaf Al-Jufri, Menteri Sosial RI Sudah banyak pihak, dari dalam maupun luar negeri, mengakui bahwa Indonesia adalah bangsa majemuk yang mampu menjaga toleransi dan kedamaian relatif. Tak sedikit pula yang mengagumi negeri berpenduduk 240 juta jiwa ini sanggup menegakkan nilai-nilai demokrasi mulai dari komunitas desa hingga kancah politik nasional.Namun,sangat banyak yang heran, mengapa negeri ini tak kunjung sejahtera walau kekayaan alamnya melimpah ruah? Kita tak bisa memungkiri fenomena sosial yang berada di sekitar. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Tuesday, 26 January 2010 |
|
Oleh: Hj. Ledia Hanifa Amaliah, SSi, MPSi.T Anggota Komisi IX FPKS DPR RI Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri atau yang kini kerap disebut sebagai Buruh Migran Indonesia (BMI) adalah salah satu penyumbang terbesar devisa negara, nomor dua setelah pendapatan dari sektor migas. Lebih dari 100 triliun rupiah per tahun, sejak 2008, pendapatan devisa negara disumbangkan oleh para BMI ini sehingga negara sesungguhnya ‘berhutang’ kebaikan kepada para tenaga kerja yang acap dijuluki pahlawan devisa ini. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Sunday, 24 January 2010 |
JAKARTA--Fraksi PKS mencermati tiap kesaksian, data, dan keterangan yang diungkapkan para saksi dan ahli di rapat Panitia Khusus Angket Bank Century. Dari rapat marathon pertengahan Desember 2009, FPKS menemukan berbagai indikasi kuat pelanggaran. ''Kami belum menyebutnya sebagai kesimpulan awal, karena belum dirapatkan di fraksi, tapi paling tidak ini bisa jadi tanda-tanda ke arah kesimpulan itu,'' kata anggota FPKS, Andi Rahmat, pada Republika, Jumat (22/1).
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 113 |